Selasa, 04 Oktober 2011

Web e-commerce

menurut saya, e-commerce itu merupakan sebuah teknologi yang menjual sebuah barang-barang yang ada dipasaran tetapi ini dalam bentuk web atau melalui via internet.

pada gambar diatas dapat kita lihat kelebihan dan kekurangannya dengan melihat dari masing-masing segi pandangan. menurut pandangan saya tentang web diatas adalah :

A. Kelebihan

1. segi tampilan, sangat menarik untuk dilihat karena dengan tampilan seperti itu, akan membuat para konsumen untuk lebih jauh melihat-lihat produk yang ditawarkan.
2. segi warna, warna yang diberikan ke konsumen sesuai dengan produk yang ditawarkan. Dengan perpaduan warna biru tua, biru, biru muda, putih dan lain-lain sangat sesuai. mengapa dikatakan sangat sesuai? "karena produk yang ditawarkan yaitu sebuah lampu motor dan mobil yang mencrminkan keterangan atau kecerahan yang diberikan oleh sinar lampu tersebut.
3. cukup menarik hati dan memiliki rasa untuk melihat lebih jauh malah ingin secepatnya memilikinya.
4. memiliki pemberitaan yang sesuai dengan produk yang ditawarkan
5. sangat flexsible
6. sangat mudah untuk mencari keperluan atau keingin tahuan lebih jauh tentang produk tersebut

B. Kekurangan

1. produk yang ditawarkan sangat sedikit
2. kurangnya penggambaran dari produk yang ditentukan berupa foto pencahayaannya dan tampilan pada saat digunakan
3. tidak ada penjelasan terhadap pemakaian dan jangka waktu produk bisa digunakan
4. pada saat ingin membeli produk tersebut sangat rumit karena tidak adanya bagian untuk melakukan pembelian secara online

e-Business dan e-Commerce

Saat ini dunia perdagangngan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangngan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan instan sesuai dengan permintaan konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka kini muncul transaksi yang menggunakan media Internet untuk menghubungkan antara produsen dan konsumen. Transaksi melalui Internet ini lebih dikenal dengan nama E-Commerece dan E-Business.

Secara umum E-commerce dapat diartikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulan: "e-commerce is a part of e-business".



1. Definisi E-Commerce
merupakan satu set dinamis teknologi , aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan , konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang , pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

• Keuntungan
- Akses penuh 24 jam / 7 hari
- Perbandingan harga
- Proses pengantaran produk yang inovatif
- Digitalis proses dan produk
- Praktek kerja yang inovatif

• Kekurangan
- Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
- Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

2. Definisi E-Business
Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini
adalah beberapa di antaranya: a. E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti
perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi.

• Keuntungan
- Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan
- Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
- Menurunkan biaya operasional (operating cost).
- Melebarkan jangkauan (global reach).
- Meningkatkan customer loyality.
- Memperpendek waktu produksi.
- Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)

• Kekurangan

- Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
- Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak berfungsi.
- Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
- Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan pembobolan sebuah sistem perbankan oleh hacker, kemudian memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
- Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, dan kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

Minggu, 02 Oktober 2011

Proprietary VS Open Source

trkadang saya sering bertanya-tanya karena beberapa piranti menggunakan konektor proprietary, saya sering bingung juga dengan sistem operasi dan aplikasi yang punya format dokumen sendiri-sendiri. Kenapa sih aplikasi itu tidak menggunakan format dokumen yang seragam untuk fungsinya dan kegunaan sama?

Contohnya nih, Microsoft Word 2007 mulai menggunakan format dokumen .docx yang merepotkan pengguna aplikasi pengolah teks semacam OpenOffice.Org atau Microsoft Word yang lebih rendah versinya. Mau tak mau, kita harus menggunakan aplikasi MS Word 2007 tersebut dan harus membeli seharga sekitar US $ 150 (harga pelajar)! Itu pun kita harus membeli seluruh paket Office, tidak bisa cuma beli MS Word-nya saja.

Memang sih, kita bisa pakai aplikasi converter, namun kok rasanya tidak efektif. Harus melalui dua kali proses yang merepotkan.

Alasannya, karena format .docx ini mendukung standar XML dan kompresi demi kemudahan berbagi dokumen. Padahal format .odt (open document text) sudah mendukung XML dan kompresi. Kenapa Microsoft malah bikin format dokumen sendiri?

Coba bayangkan, kalo MISALNYA Microsoft mengalami gulung tikar, kemudian proyek Office Suite mereka berhenti dan celakanya format dokumen mereka tidak dibuka, mau tak mau kita akan terus bergantung pada Microsoft. Tergantung pada orang lain itu sangat tidak mengenakkan, bukan?

Nah, dengan format OpenDocument, semua orang bisa melihat dan bisa membuat aplikasi untuk membaca format tersebut, tentu akan muncul banyak pilihan aplikasi untuk membaca format dokumen tersebut, bukan? Inilah keuntungan open source.

Kalo menengok ke belakang, sejarah panjang Internet tak lepas dari peran open source. Misalkan pihak militer Amerika denga ARPANET-nya saat itu tidak membuka informasi tentang sistem komunikasi mereka, tentu Internet tidak akan berkembang semacam ini.

Contoh lain adalah Linux. Andai Linus Torvalds tidak membuka source-code kernel-nya ke publik, tentu Linux tidak akan sebesar dan sedahsyat ini. Linux merupakan salah satu bukti kekuatan open source.

Dengan open source, pengembangan aplikasi menjadi lebih mudah dan cepat karena setiap orang bisa berkontribusi ke dalam proyek tersebut (serta memakainya) sehingga bisa menghemat waktu dan biaya pengetesan (dengan adanya publik sebagai beta tester).

Selain itu, banyak aplikasi akan menggunakan format data yang sama, sehingga ketika ada aplikasi baru, tidak perlu membuat format data baru. Pun demikian dengan data, jika banyak aplikasi yang bisa memanfaatkan data tersebut, makin mudah kita menggunakan data tersebut.

Jadi, kesimpulannya, jika bisa open source, kenapa harus proprietary?